Eco-goverment


Eco-goverment adalah merupakan konsep pemerintahan masa depan melihat kebutuhan akan keseimbangan lingkungan semakin urgent juga semakin tingginya tingkat pendidikan masyarakat membuat tingkat kepedulian mereka terhadap lingkungan semakin tinggi belum musibah-musibah yang menyertai mereka yang abai terhadap keseimbangan lingkungan akan memaksa mereka untuk menjadi peduli lingkungan 
untuk keselamatan diri mereka sendiri beserta anak cucu mereka

Modernisasi dan spiritualitas tidak bisa menjadi alasan bagi manusia untuk mengabaikan keseimbangan juga kesehatan lingkungannya.
Semakin maju dan cerdas manusia berpikir dan terdidik sudah seharusnya mereka semakin peduli dengan kualitas hidup mereka dan sudah seharusnya mereka tidak hanya mengentaskan kemiskinan tetapi juga menyelamatkan lingkungan dari kerusakan.


Eco-goverment adalah bukti bahwa manusia tidak berkembang menjadi makhluk materialistis tetapi juga makhluk yang bisa mengendalikan lingkungan mereka menjadi lebih baik dan itu bukan berarti mereka hidup seperti tarzan atau tikus tanah atau berang-berang hanya karena enggan dituding sebagai makhluk matrialistis. 

Manusia tidak mungkin hidup tanpa materi selama ruh dan nyawa masih menyatu tidak dipungkiri manusia membutuhkan materi tetapi itu bukan berarti segalanya berpusat pada materi tanpa mengabaikan hal-hal yang lebih penting.

Manusia sudah pasti membutuhkan pemukiman, pekerjaan, usaha, pendidikan dan layanan kesehatan dan ketika suatu negara dan masyarakat mulai peduli pada konsep eco-goverment secara tidak langsung mereka sudah menyelesaikan setengah dari permasalahan yang ada seperti ketakutan akan bayangan krisis air, penurunan permukaan tanah, banjir, erosi, climate exchange, penyakit-penyakit karena buruknya sanitasi lingkungan, kekurangan pasokan makanan dan minuman segar dan sehat karena rusaknya lingkungan akibat limbah dan polusi, udara bersih.
Tidak seharusnya kebutuhan akan pemukiman, pekerjaan dan usaha membuat mereka bisa membuat alasan untuk merusak lingkungan dan menimbulkan masalah kesehatan.

Dalam satu masyarakat sudah pasti ada yang lemah, menengah dan kuat sehingga tidak seharusnya ketiga hal tersebut dipertentangkan dan sudah sewajarnya jika mereka yang menengah dan kuat menopang mereka yang lemah. Bagaimana caranya?
Dengan cara subsidi silang, menyediakan rumah susun sewa dan cara-cara yang memang efektif bisa ditempuh dan bisa membuat semua orang memiliki hunian yang tidak mengganggu tata ruang dan aman dihuni karena yang membuat orang takut menghuni rumah susun adalah karena ketidakamanan bangunannya bukan karena mereka tidak nyaman tinggal di rusun apalagi jika rusun dibuat nyaman dan hijau juga bersih.


Pertambahan penduduk memang menuntut pemerintah semakin cerdas jangan sampai kebutuhan hunian rumah mengorbankan keseimbangan lingkungan karena setiap dari kita tidak ingin seperti raja midas yang semua disentuhnya menjadi emas bahkan ketika makanpun berubah menjadi emas sehingga mati kelaparan. 
Tentu saja konteks raja midas disini tidak similar melainkan analog coba saja dibayangkan jika semua lahan dibangun untuk pemukiman dan diboroskan sampai semua tertutup beton dan semen tidak ada tempat untuk menanam ataupun air bebas bergerak leluasa apakah kita tidak akan tenggelam di lautan pemukiman yang terus kita bangun sampai kita tidak bisa lagi memetik atau memanen apapun karena semua sudah rata tertutup semen. Apakah makanan yang akan kita suap ke dalam mulut juga berubah menjadi semen mengingat tidak ada yang tersisa selain itu?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Awam

Seandainya

SDM