Ganti Presiden

Tagar Ganti Presiden merupakan sesuatu yang perlu diapresiasi tetapi masalahnya kita lebih butuh ganti karakter dan kebiasaan dibanding bergonta-ganti pemimpin.
Apa gunanya pemimpin sekaliber Obama misalnya kalau itu jadi standart tertinggi jaman ini tapi tidak didukung karakter maka pasti kita akan lebih menyukai pemimpin rasis macam Trumph dan memang itu yang pantas didapatkan karena memang cuma segitu level yang kita miliki mau gak mau trumph laku keras.
Artinya apa kalau kita membahas tentang efisiensi, hutang, publik interest semua hal yang memang harus disikapi dengan karakter dan usaha maka memang itu yang harus dilakukan mengganti pemimpin tanpa mengganti karakter dan kebiasaan tentu hampir tidak ada gunanya karena bedanya masalah cuma di depan atau di belakang aja.
Kita juga harus meninggalkan cara-cara yang bisa mengundang pembodohan dan juga kontroversial karena yang rugi kita sendiri karena tidak bisa bersikap objektif dan sesuai konteksnya.
Don't push away a quality just because you aren't.
Ibarat kita berbelanja kalau uang kita cuma 5000 ya belanjaan kita 5000 juga tapi kalau 50000 ya artinya pilihan kita bisa lebih banyak dan mungkin kita juga bisa punya banyak alternatif.
Uang lima ribu udah pasti pilihannya bakso, mie goreng, es kelapa dua gelas gak pake makan tapi kalau 50000 ya artinya kita bisa bikin paket agak lengkap dan pilihan juga lebih banyak.
Prilaku koruptif itu gak bisa diobatin dengan ganti pemimpin karena itu dimulai dari diri kita sendiri.
Kesadaran akan publik interest ikut menjaga bukan memanipulasi apalagi memperjualbelikan. Bagaimana masyarakat yang cerdas?
Kesadaran akan publik interest ikut menjaga bukan memanipulasi apalagi memperjualbelikan. Bagaimana masyarakat yang cerdas?
a. kongkalikong sama aparat beli tanah negara
b. nyemprot aparat nakal plus jewer kalau perlu laporin sama bininya udah poligami gak pake ridho isteri2nya nakal lagi jualin yang bukan haknya dan bikin keributan di masyarakat
b. nyemprot aparat nakal plus jewer kalau perlu laporin sama bininya udah poligami gak pake ridho isteri2nya nakal lagi jualin yang bukan haknya dan bikin keributan di masyarakat
c.tidak mau beli semua yg bisa berujung pada sengketa
Itu baru bicara tentang publik interest dan bagaimana kita menyikapi publik interest yang suka jadi gorengan micin dan selalu jadi celah buat mereka yang emang hobi nyari celah.
a. memudahkan dan meringankan urusan publik interest
b. sadar kalau publik interest itu tidak bisa ditunggangi kepentingan pribadi apalagi golongan
c. tidak menjadikan publik interest sebagai politisasi apalagi ajang memperbodoh dan memperkeruh masalah.
Kita selalu harus menimbang mudhorot dan mashalahat suatu urusan memang itu benar sekali tetapi ya itu tadi kita juga harus berusaha melakukan sesuatu dengan benar agar kita tidak tersesat dalam kebenaran itu sendiri.
Komentar
Posting Komentar