Perdebatan Anak Negeri


Perdebatan anak negeri yang terasa mengada-ada adalah ketika mereka memperdebatkan wanita berniqab dengan wanita berkonde
Tampaknya kebencian mereka sudah mulai merusak diri mereka masing-masing mengabaikan bahwa setiap orang memiliki hak untuk memilih walaupun kewajiban yang mereka jalani sama jika mereka memiliki satu agama
Apakah dengan berkonde maka yang mereka jalani rukun islam dan juga halal haramnya berbeda?
Apakah dengan berkonde mereka boleh makan babi, minum alkohol, berzina, liwath dan tidak sholat juga mengabaikan kewajiban lain seperti puasa, zakat dan haji?
Apakah dengan berniqab mereka juga memiliki rukun islam yang berbeda dan halal haram mereka juga berbeda apakah khusus mereka sapi menjadi haram? Sholat mereka 50 rakaat? Haji mereka menjadi harus onh plus? Ah, pasti zakat mereka yang berbeda karena mereka mengenakan niqab pasti lebih berat karena mereka lebih bertaqwa? Hmm, ya pasti zakat mereka 40%
Mereka juga pasti tidak diperbolehkan jika hanya puasa ramadhan dan senin kamis melainkan wajib puasa daud atau puasa seumur hidup setiap hari. Ah ya, pasti demikian karena demikian panas dan nikmatnya mereka berdebat dan mempermasalahkan hal ini.
Mereka yang berniqab ataupun yang berkonde jika mereka seorang ibu maka mereka menjadi malaikat pelindung bagi anak-anak mereka masing-masing dan jika menjadi seorang isteri menjadi tempat curahan rasa cinta suami mereka masing-masing dan jika mereka seorang anak perempuan maka menjadi buah hati orang tua mereka masing-masing.
Banyak yang bisa menghargai dan menerima mereka apa adanya terutama orang-orang terdekat yang menyanyangi dan mencintai mereka dan tidak mempermasalahkan pilihan yang mereka ambil tetapi tetap mengingatkan kewajiban yang harus mereka jalankan dalam berhabluminallah dan habluminnas.
Apapun pilihan mereka mereka wajib mematuhi rukun islam, halal haram dan bertaqwa.
Banyak yang bisa menghargai dan menerima mereka apa adanya terutama orang-orang terdekat yang menyanyangi dan mencintai mereka dan tidak mempermasalahkan pilihan yang mereka ambil tetapi tetap mengingatkan kewajiban yang harus mereka jalankan dalam berhabluminallah dan habluminnas.
Apapun pilihan mereka mereka wajib mematuhi rukun islam, halal haram dan bertaqwa.
Komentar
Posting Komentar