Make sense not tense

Dalam memandang dan menimbang sesuatu lebih banyak menggunakan sense dibandingkan tense.
Sense akan membuat kita lebih mudah mengerti, memahami dan menengahi sedangkan tense membuat kita membenci, memusuhi dan menyakiti.
Kita memahami sebagai manusia ada beragam karakter yang mendasari seorang manusia ketika menimbang sesuatu :
-kejujuran
-nurani
-hawa nafsu
-keterbatasan
-kemudahan
-ketakutan/kekhawatiran
-kebodohan/ketidaktahuan
-keraguan
-keadilan
-kebijaksanaan
-ambisi
Atas dasar itu ada baiknya kita memahami sesuatu berdasarkan konteksnya sehingga kita tidak menjadikan keadaan menjadi tegang.
Ketegangan timbul karena overcontext, misscontext, hasty, worried, doubt, sneaking, hatred, suspicion, anxiety, predijuce, insulted, contempt, humiliate, lack of trust, missperception, misscommunication and missunderstanding.
Menggenalisir mengabaikan kondisi-kondisi khusus atau berbeda atau darurat.
Naarowed and closed mind not open minded and comprehensive.
Make sense not tense you will find that flowers groom with beautiful ways not reversed.
Ketegangan timbul karena overcontext, misscontext, hasty, worried, doubt, sneaking, hatred, suspicion, anxiety, predijuce, insulted, contempt, humiliate, lack of trust, missperception, misscommunication and missunderstanding.
Menggenalisir mengabaikan kondisi-kondisi khusus atau berbeda atau darurat.
Naarowed and closed mind not open minded and comprehensive.
Make sense not tense you will find that flowers groom with beautiful ways not reversed.
Komentar
Posting Komentar