Produk Lokal

Produk lokal adalah topik yang paling banyak dibicarakan dan sasaran empuk politisasi dan juga alat yang paling ampuh untuk menggeser import atau nasionalisasi akan tetapi setelah itu apa dampaknya bagi kita?
Kita ambil film lokal yang sampai hari ini belum bisa menggeser film import secara fakta bukan secara politisasi.
Kita ambil film lokal yang sampai hari ini belum bisa menggeser film import secara fakta bukan secara politisasi.
Secara politisasi begitu semua terprovokasi dan tidak dapat menolak imbasnya langsung keluar pelarangan film import. How that easy? Cuma dengan modal publik speaking dan bakat provokasi langsung terhenti import film akan tetapi the losser whom win with stupid ways always be a true losser. Its kind a harrashment but its only a truth. Why is that?
You are the winner and can eliminate your competitor easily just with your argument ability and why still loose?
Because you are winnging using power not your true abilities.
Terhentinya film import apa dampaknya pada bioskop? Menurunnya penonton dan kerugian bagi bioskop itu sendiri karena ternyata kekuasaan bisa memaksa hal itu berhenti tetapi tidak bisa mengubah selera penonton akan spesifikasi tontonan yang mereka sukai dan tetap saja keadaan tidak berubah, film lokal yang laku keras yang memang memenuhi spesifikasi penonton dan itu memang sudah demikian adanya dengan atau tidak ada film import.
You are the winner and can eliminate your competitor easily just with your argument ability and why still loose?
Because you are winnging using power not your true abilities.
Terhentinya film import apa dampaknya pada bioskop? Menurunnya penonton dan kerugian bagi bioskop itu sendiri karena ternyata kekuasaan bisa memaksa hal itu berhenti tetapi tidak bisa mengubah selera penonton akan spesifikasi tontonan yang mereka sukai dan tetap saja keadaan tidak berubah, film lokal yang laku keras yang memang memenuhi spesifikasi penonton dan itu memang sudah demikian adanya dengan atau tidak ada film import.
Semua film lokal yang bisa menyedot perhatian adalah memang film-film yang memperoleh antusiasme masyarakat dan dengan sendirinya tanpa ribut-ribut proteksi mereka bisa memenangkan bioskop sampai berminggu-minggu dan bulan-bulan karena memang memenangkan animo penonton. Sehingga lagi-lagi yang menang itu adalah tontonan yang memenuhi spesifikasi penonton masalah import atau tidak itu sebenarnya bukan jadi ukuran karena film import yang jelek pun akan mengalami nasib yang sama ditinggalkan penonton karena tontonannya yang tidak menarik dan lain sebagainya.
Kalaupun film import memiliki dampak yang lebih kecil karena memang kalau kita lihat dari usaha mereka untuk mempertahankan kualitas perfilman mereka memang tidak mudah dan kita semua tahu bagaimana mereka membangun dan mempertahankan kualitas perfilman mereka seperti apa dan mereka tidak pernah mempedulikan politik perfilman karena mengetahui dengan pasti yang membuat produk mereka bisa menjadi box office adalah penonton bukan kepala negara apalagi politikus mereka.
Penghentian film import tidak membuat penonton asal menonton karena memang segmen film import berbeda dengan sinetron justru ketika televisi kabel banyak dipenuhi film import kebanyakan dari mereka kurang menyukainya kecuali penggemar film import sehingga ketika televisi mulai mengadopsi sinetron mereka yang tidak menyukai kontennya banyak memilih parabola atau televisi kabel yang menawarkan channel berkonten film import.
Sedangkan mereka penyuka sinetron tidak terlalu suka menonton di bioskop. Itu masalahnya. Mereka memang penggemar televisi atau pendengar radio sehingga ketika televisi belum dipenuhi sinetron mereka adalah pendengar setia radio yang kerap menyediakan berbagai cerita drama yang memang mirip seperti di sinetron.
Penghentian film import tidak membuat penonton asal menonton karena memang segmen film import berbeda dengan sinetron justru ketika televisi kabel banyak dipenuhi film import kebanyakan dari mereka kurang menyukainya kecuali penggemar film import sehingga ketika televisi mulai mengadopsi sinetron mereka yang tidak menyukai kontennya banyak memilih parabola atau televisi kabel yang menawarkan channel berkonten film import.
Sedangkan mereka penyuka sinetron tidak terlalu suka menonton di bioskop. Itu masalahnya. Mereka memang penggemar televisi atau pendengar radio sehingga ketika televisi belum dipenuhi sinetron mereka adalah pendengar setia radio yang kerap menyediakan berbagai cerita drama yang memang mirip seperti di sinetron.
Kita bisa melihat sesuatu yang bisa kita paksakan secara kekuasaan tidak selalu menyentuh secara mendasar apalagi kalau sudah menyangkut spesifikasi dan kebutuhan bahkan memaksakan sesuatu yang sifatnya keinginan juga sulit karena kita berbicara tentang karakteristik dan pilihan setiap orang.
Sehingga walaupun diproteksi yang kita temukan adalah keluhan berupa overproduksi, rugi dan tidak laku.
Jika ingin diterima pasar maka penuhi juga kebutuhan, keinginan atau kemampuan masyarakat.
Banyak produk lokal merasa terancam dengan impor karena mereka tidak mampu bersaing dalam hal harga atau kualitas tetapi tidak demikian bagi mereka yang bersaing secara sehat dan tidak mempedulikan proteksi mereka dengan tenang memasuki pasar yang ingin mereka masuki karena memang produk mereka diterima baik secara kualitas dan harga.
Sehingga walaupun diproteksi yang kita temukan adalah keluhan berupa overproduksi, rugi dan tidak laku.
Jika ingin diterima pasar maka penuhi juga kebutuhan, keinginan atau kemampuan masyarakat.
Banyak produk lokal merasa terancam dengan impor karena mereka tidak mampu bersaing dalam hal harga atau kualitas tetapi tidak demikian bagi mereka yang bersaing secara sehat dan tidak mempedulikan proteksi mereka dengan tenang memasuki pasar yang ingin mereka masuki karena memang produk mereka diterima baik secara kualitas dan harga.
Jepang adalah salah satu negara yang tidak memproteksi masyarakat mereka dengan politik khusus dan mereka sudah terbiasa bersaing bebas dengan penerapan politik dumpling pada masyarakat mereka tidak membuat masyarakat membenci pemerintahnya dan tidak ada predijuce bahwa pemerintahnya pilih kasih apalagi pro asing dan import.
Keadaan berjalan sangat baik dan mereka tetap bisa menjadi tuan di rumah mereka sendiri dengan mengandalkan kualitas yang ada pada mereka dan coba bandingkan dengan India?
Proteksi tidak membuat masyarakat India menjadi seperti yang diharapkan karena memang ada keterbatasan dalam proteksi apalagi jika tidak didukung kualitas.
Banyak yang menjadikan korea sebagai rujukan. Ketika kualitas yang ada mendukung tetap saja memenangkan sesuatu yang tidak dengan jalan yang benar akan menimbulkan kerugian dan juga kerusakan. Berapa banyak orang kehilangan pekerjaan dan terpaksa mereka mengganti suplier dengan orang korea dan cina karena harga yang ditawarkan lebih murah tetapi kemudian mengalami masalah perburuhan karena ternyata kondisi kerja tidak senyaman ketika mereka bekerja di perusahaan Jepang dan tidak semua konsumen juga puas dengan produk korea apalagi cina yang cuma mengandalkan konsumen yang suka bergonta-ganti barang karena banyak juga yang menyukai barang yang awet dan tidak suka bergont-ganti barang tetapi memang sudah pasti harga menjadi lebih mahal tetapi barang yang mereka peroleh awet dan jika membutuhkan repairment atau service yang itupun relatif jarang dilakukan hanya ketika dibutuhkan dan relatif mudah. Karena mereka tidak hanya memproduksi dan menjual tetapi juga memperhatikan layanan purna jual.
Berhati-hati dengan keinginan kita apalagi ketika kita mendapatkannya dengan jalan yang kotor dan hina dengan menjatuhkan kualitas orang lain secara sengaja karena masalah bisa jadi kembali kepada kita sendiri.
Semua persaingan awalnya memasang harga murah untuk mematikan kompetitornya. Di dalam perdagangan cina ada cara yang sangat kotor mengikuti trik laba-laba yaitu menjerat mangsa mereka dan menghisap habis darah yang ada pada tubuh mangsanya.
Dan ini banyak diterapkan di bisnis dan semua melakukan ini kecuali mereka yang berasal dari Jepang, Eropa dan Amerika.
Mereka benar-benar mengandalkan kualitas dan kerja keras mereka dan tidak menempuh jalan-jalan seperti ini karena memang yang mereka dahulukan adalah kepuasan pelanggan dan kenyamanan lingkungan kerja tetapi selain mereka bahkan korea sendiri kerap mengorbankan hal-hal tersebut karena untuk memenangkan pertarungan dan menang dengan cara yang kotor dan hina.
Akhirnya apa? Setelah menang dan menguasai pasar dan lawan mereka bangkrut. Mereka menaikkan harga-harga barang mereka dan mulai membuat barang seperti keinginan pelanggan.
Dan jika ini diterapkan pada politik tentu akan sangat berbahaya karena sudah pasti akan ada banyak hal yang dikorbankan jika dalam bisnis saja sudah mulai terasa imbasnya apalagi secara poltik?
Build your own bussiness thats the only ways to survive and everyone had their own time and its true.
Semua persaingan awalnya memasang harga murah untuk mematikan kompetitornya. Di dalam perdagangan cina ada cara yang sangat kotor mengikuti trik laba-laba yaitu menjerat mangsa mereka dan menghisap habis darah yang ada pada tubuh mangsanya.
Dan ini banyak diterapkan di bisnis dan semua melakukan ini kecuali mereka yang berasal dari Jepang, Eropa dan Amerika.
Mereka benar-benar mengandalkan kualitas dan kerja keras mereka dan tidak menempuh jalan-jalan seperti ini karena memang yang mereka dahulukan adalah kepuasan pelanggan dan kenyamanan lingkungan kerja tetapi selain mereka bahkan korea sendiri kerap mengorbankan hal-hal tersebut karena untuk memenangkan pertarungan dan menang dengan cara yang kotor dan hina.
Akhirnya apa? Setelah menang dan menguasai pasar dan lawan mereka bangkrut. Mereka menaikkan harga-harga barang mereka dan mulai membuat barang seperti keinginan pelanggan.
Dan jika ini diterapkan pada politik tentu akan sangat berbahaya karena sudah pasti akan ada banyak hal yang dikorbankan jika dalam bisnis saja sudah mulai terasa imbasnya apalagi secara poltik?
Build your own bussiness thats the only ways to survive and everyone had their own time and its true.
Win your consumen with your product, service and ability not with your dirty character.
The ocean won't seems blue if the water is dark or brown. Kenapa kali bau dan hitam padahal sama-sama air? Tolong jawab sendiri karena demikian juga manusia yang terkontaminasi dan tidak sangat berbeda.
Mereka yang jernih dan bening akan menciptakan lautan yang indah berwarna biru dengan udara yang sehat dan bisa dinikmati siapa saja tetapi air yang terkontaminasi dan beracun akan menjadi kali hitam lagi bau dengan udara yang dicium saja sudah hampir pingsan apalagi disuruh menikmatinya?
No way...
The ocean won't seems blue if the water is dark or brown. Kenapa kali bau dan hitam padahal sama-sama air? Tolong jawab sendiri karena demikian juga manusia yang terkontaminasi dan tidak sangat berbeda.
Mereka yang jernih dan bening akan menciptakan lautan yang indah berwarna biru dengan udara yang sehat dan bisa dinikmati siapa saja tetapi air yang terkontaminasi dan beracun akan menjadi kali hitam lagi bau dengan udara yang dicium saja sudah hampir pingsan apalagi disuruh menikmatinya?
No way...
Komentar
Posting Komentar