Its not that simple
Corona is not that simple. Everybody lockdown and the problem dissepeared mainly for some country that maybe not prepeared for that at all.
Lockdown kalau cuma dua hari mungkin semua bisa tapi kalau lebih dari itu? Kita harus pertimbangkan kapasitas orang lain juga dan seandainya kita yang berada di tempat mereka bisa jadi sama apalagi kita juga sudah dewasa bukan anak-anak yang tidak mengerti sama sekali pertimbangan untuk semua urusan-urusan kita.
Membaca seputar Corona bisa mengakibatkan teror tetapi juga bisa menambah wawasan untuk kita sendiri. Ternyata berolahraga dengan menggunakan masker bisa memicu terjadi pergeseran paru mungkin juga fibrosis karena mungkin paru-paru menjadi sulit bernafas dimana di saat berolahraga kita membutuhkan asupan oksigen lebih banyak daripada kita tidak bergerak.
Kita menganggap dengan hanya menggunakan masker selesai masalah kita ternyata kita juga harus mempertimbangkan banyak faktor dan kondisi. Bagaimana kalau berolahraga? Asma? Bukan masker tidak perlu tetapi penggunaannya juga harus disesuaikan konteks terutama kalau ada kondisi-kondisi yang bisa memicu masalah paru-paru karena kesulitan bernafas. Untuk olahraga mungkin sebaiknya tidak mengenakan masker atau durasinya jangan teralalu lama apalagi sampai memaksa sedangkan untuk asma pilih bahan kain yang bisa tetap memudahkan mereka bernafas memang bahan kain rapat bagus tapi buat penderita asma atau pernafasan? Be wise.
Begitu juga dengan menerapkan lockdown kita sudah merasa aman padahal ada sebagian orang justru mengalami banyak masalah tidak hanya ekonomi juga phk dan kelaparan tentu kita tidak bisa berkata sinis mereka tidak mau mematuhi aturan dan egois seringkali kondisi yang membatasi membuat setiap orang memiliki pertimbangan mereka sendiri-sendiri sesuai dengan kondisi mereka masing-masing.
Sangat salah kalau kita berpikir harus lockdown atau tidak. Life is not controversy and not always right or wrong specially when there is differences condition of every situation. Its nor about rich or poor or strong or week or till death do us part..ups..itu beda lagi bahasannya, kenapa jadi error? hehehe..
Tapi intinya adalah being wise mainly when the situation is very complex. Ehm...jadi keinget BPJS walaupun rada gak nyambung dan nyeleneh...Kenaikan iuran bagi yang mampu menjadi perdebatan di tengah kepanikan pademi sampai mereka itu lupa melihat there is option for every condition, lower the class, registered for pib and asked certificated being unabled.
For whom which very much like controversy and coached debate? Like ussual never had solution unless everything is going like what they want. Deficite, bills and problems.
Being wisdom is harder then only being right. Isn't?
Lockdown kalau cuma dua hari mungkin semua bisa tapi kalau lebih dari itu? Kita harus pertimbangkan kapasitas orang lain juga dan seandainya kita yang berada di tempat mereka bisa jadi sama apalagi kita juga sudah dewasa bukan anak-anak yang tidak mengerti sama sekali pertimbangan untuk semua urusan-urusan kita.
Membaca seputar Corona bisa mengakibatkan teror tetapi juga bisa menambah wawasan untuk kita sendiri. Ternyata berolahraga dengan menggunakan masker bisa memicu terjadi pergeseran paru mungkin juga fibrosis karena mungkin paru-paru menjadi sulit bernafas dimana di saat berolahraga kita membutuhkan asupan oksigen lebih banyak daripada kita tidak bergerak.
Kita menganggap dengan hanya menggunakan masker selesai masalah kita ternyata kita juga harus mempertimbangkan banyak faktor dan kondisi. Bagaimana kalau berolahraga? Asma? Bukan masker tidak perlu tetapi penggunaannya juga harus disesuaikan konteks terutama kalau ada kondisi-kondisi yang bisa memicu masalah paru-paru karena kesulitan bernafas. Untuk olahraga mungkin sebaiknya tidak mengenakan masker atau durasinya jangan teralalu lama apalagi sampai memaksa sedangkan untuk asma pilih bahan kain yang bisa tetap memudahkan mereka bernafas memang bahan kain rapat bagus tapi buat penderita asma atau pernafasan? Be wise.
Begitu juga dengan menerapkan lockdown kita sudah merasa aman padahal ada sebagian orang justru mengalami banyak masalah tidak hanya ekonomi juga phk dan kelaparan tentu kita tidak bisa berkata sinis mereka tidak mau mematuhi aturan dan egois seringkali kondisi yang membatasi membuat setiap orang memiliki pertimbangan mereka sendiri-sendiri sesuai dengan kondisi mereka masing-masing.
Sangat salah kalau kita berpikir harus lockdown atau tidak. Life is not controversy and not always right or wrong specially when there is differences condition of every situation. Its nor about rich or poor or strong or week or till death do us part..ups..itu beda lagi bahasannya, kenapa jadi error? hehehe..
Tapi intinya adalah being wise mainly when the situation is very complex. Ehm...jadi keinget BPJS walaupun rada gak nyambung dan nyeleneh...Kenaikan iuran bagi yang mampu menjadi perdebatan di tengah kepanikan pademi sampai mereka itu lupa melihat there is option for every condition, lower the class, registered for pib and asked certificated being unabled.
For whom which very much like controversy and coached debate? Like ussual never had solution unless everything is going like what they want. Deficite, bills and problems.
Being wisdom is harder then only being right. Isn't?
Komentar
Posting Komentar