New Normal

Apakah new normal? New normal adalah pengaturan ulang kehidupan yang dianggap normal menyesuaikan dengan kondisi covid. Dimana hal ini tentu tujuannya sebagai adjustment sehingga diharapkan kehidupan ekonomi dan urusan masyarakat bisa berlangsung baik di tengah ancaman pademi covid.
Yang menjadi perhatian pada pademi covid adalah kebersihan, kapasitas, kondisi kesehatan individu, pengecekan suhu tubuh dan penggunaan masker.
Kemungkinan akan dilakukan penyesuaian-penyesuaian sehingga kondisi lebih aman dan terkendali. Meniadakan aktifitas itu hampir tidak mungkin karena setiap kegiatan ekonomi adalah kebutuhan masyarakat itu sendiri sehingga tentu yang paling logis adalah melakukan penyesuaian dan beradaptasi.Tentu dengan trial and error sehingga evaluasi ini yang nantinya akan menyempurnakan penetapan new normal dan batasan-batasan logisnya.
Misal untuk barber shop kemungkinan selain menetapkan kapasitas dengan memberikan nomor antrian dan menunggu di luar barber shop kalau kapasitasnya penuh dan dihubungi lewat wa ketika gilirannya tiba ini bisa diterapkan sehingga mereka tidak perlu menunggu menumpuk di barbershop. Alat-alatnya dibersihkan menggunakan alkohol sebelum digunakan dan disinfektan. Setiap selesai digunakan dicuci bersih dan kering serta menggunakan alkohol dan disinfektan kemungkinan dibutuhkan pegawai tambahan untuk mencuci dan menyiapkan peralatan agar selalu bersih dan aman sebelum digunakan dan ini artinya barbershop harus menyediakan peralatan lebih sehingga selesai digunakan bisa langsung dibersihkan sebelum digunakan kembali.
Kemungkinan digunakan bahan-bahan antiseptik sehingga bisa lebih aman untuk pelanggan dan higienis dan tidak ada salahnya sebelum mereka menangani dicek suhu tubuh dan setiap pengunjung wajib membersihkan tangan mereka dengan handsanitizer. Air conditioner lebih sering dibersihkan dan begitu juga ruangan lebih sering disinfektan sehingga lebih steril kemungkinan harga layanan akan menjadi lebih mahal tetapi fokus bukan pada harga layanan tetapi bagaimana mereka bisa melayani pelanggan mereka dengan baik dan aman.
Pesta pernikahan kemungkinan dibuat lebih privat. Selama ini pesta pernikahan itu mengundang paling sedikit 500 orang lebih dan tentu ini sangat tidak aman untuk kondisi pademi covid tetapi berbeda kalau pesta pernikahan dibuat lebih privat dan tidak melebihi 100 orang dan peralatan makanpun bisa lebih higienis atau bersih dicuci dengan cairan antiseptik atau air panas. Atau jika hal itu merepotkan bisa makanan disajikan dalam kemasan kertas sehingga bisa sekali pakai dan buang tentu ini lebih aman sedangkan sendok garpunya plastik yang relatif ramah lingkungan.
Dengan adanya pembatasan tamu hal ini bisa dilakukan dengan lebih baik dan aman. Seluruh tamu bisa dicek dengan baik suhu tubuhnya, mencuci tangan mereka dengan handsanitizer dan kalau ruangan tidak terlalu penuh mereka bisa kenakan masker helm atau masker kain atau melepas masker mereka sesekali.
Pasar, tempat umum dan transportasi umum tentu hal ini juga menjadi perhatian mulai standart kebersihan, kapasitas dan kewajiban mereka mengenakan masker helm atau kain atau sekali pakai demi keamanan dan kesehatan mereka sendiri.
Jenasah juga setelah pademi tentu berbeda dengan sebelumnya. Mereka yang terkena covid atau pdp tentu berbeda dengan yang tidak terkena covid.
Bekerja, sekolah, berusaha dan beribadah juga berbeda dengan sebelum covid dan semua itu dibutuhkan evaluasi yang cermat juga trial and error sehingga hal ini bisa ditangani dengan lebih baik dan aman.
Be wise. Don't false...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Awam

Seandainya

SDM